Sabam Sirait – Politik di bawah 7 Presiden

Sosok Panutan?
Adakah sosok politisi beragama Kristen yang bisa menjadi saksi karya Allah dalam kiprahnya? Seorang politisi senior yang masih hidup dan memiliki pengalaman panjang di dunia politik adalah Sabam Sirait. Cornelis Lay, dosen Fisipol UGM, dalam pengantarnya di buku “Sabam Sirait – Berpolitik bersama 7 Presiden,” menyebutkan bahwa Pak Sabam lewat bukunya tersebut, menunjukkan kepada kita betapa politik itu mengandung di dalam dirinya misi profetik (kenabian) yang sudah sangat samar untuk bisa ditangkap dalam hiruk-pikuk politik Indonesia kontemporer: sebuah bahan kontemplasi yang semakin langka.

Putranya, Maruarar Sirait, dengan bangga menyebutkan, ”Yang mengagumkan dari Papa, tujuh kali jadi anggota DPR, dua kali di DPA, pernah lama jadi sekjen partai, mengalami masa pemeritahan 7 presiden RI, tapi tidak pernah dipenjara ataupun diperiksa aparat hukum karena kasus korupsi.”

Sabam Sirait: in His Own Words
Beberapa cerita dan pesan Pak Sabam lewat bukunya:

“Seorang politisi jangan mudah putus asa. Politikus itu bisa mati berkali-kali. Maksudnya, kalah dalam pertarungan politik adalah hal yang biasa. Saya sendiri sebagai politisi merasa lebih banyak gagalnya, tapi tak pernah putus asa. Kalau kalah bertarung, ada saatnya kita bisa bangkit lagi.”

(lanjut ke halaman berikut)