Green Up Your Space

Green up Your Space | Oleh: Nelza Yesaya Hehamahua |

Sebagai kaum urban, keterbatasan lahan hijau di perkotaan merupakan suatu tantangan yang tak bisa dihindari. Saat ini lahan hijau sudah berubah menjadi gedung – gedung pencakar langit dan rumah – rumah penduduk. Bagaimana mensiasatinya?

Bagi banyak orang, memiliki lahan hijau merupakan pemandangan langka di kota. Untuk mengimbangi keterbatasan lahan, diperlukan beberapa solusi. Salah satu solusi cerdas adalah dengan menghadirkan tanaman di dalam ruangan. Tentu, tak semua jenis tanaman bisa kita masukkan ke dalam rumah. Yuk, ketahui jenis tanaman indoor apa saja yang sesuai:

  1. Monstera, tanaman ini sedang menjadi tren dan dinobatkan menjadi Plant of the Year karena banyak diburu oleh para pecinta tanaman. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang unik seperti daun yang disobek – sobek
  2. Peace Lily, tanaman ini memiliki keunikan, yaitu bisa berbunga walaupun berada di dalam ruangan. Selain bentuknya yang cantic, tanaman ini tergolong tanaman yang dapat mendetoks udara dalam ruang dengan kadar tertinggi
  3. Kaktus, tanaman ini memiliki bentuk unik, selain itu perawatannya juga mudah karena tanaman ini tidak begitu menyukai banyak air
  4. Kadaka, termasuk tanaman yang unik, karena berbentuk seperti sarang burung. Selain bisa ditanam di pot, kadaka juga bisa menjadi wall plant yang cantik
  5. Sansiviera, tanaman ini sangat baik untuk mendetoks ruang (apabila diletakkan di dekat komputer). Tanaman ini juga memiliki kemampuan untuk memperkecil proses radiasi yang ada.

Cara Merawat Tanaman Indoor:

  • Siram tanaman sesuai kebutuhan. Perhatikan karakter masing – masing tanaman; jangan terlalu banyak (karena akan busuk) atau terlalu sedikit (karena tanaman akan kekeringan), dan jangan lupa sesuaikan dengan keadaan cuaca ketika itu
  • Tanaman indoor tidak menyukai sinar matahari langsung, jadi letakkan tanaman di bawah naungan
  • Siangi tanaman yang sudah kurang baik guna merangsang pertumbuhan tunas baru dan menjaga keindahan tampilan tanaman
  • Ganti media tanam 6 bulan sekali
  • Beri pupuk dan nutrisi tanaman setiap satu bulan sekali untuk merangsang kesuburan tanaman

Dari beberapa jenis indoor plants tersebut, ada juga Kokedama. Kokedama adalah teknik menanam dari Jepang yang tidak lagi menggunakan pot sebagai media tanamnya, namun diganti dengan lumut. Dengan menggunakan lumut, kita tak perlu lagi menyiram tanaman setiap hari. Jadi, sangat pratis bagi yang sibuk bekerja namun masih ingin memelihara tanaman di rumah.

Dengan menghadirkan tanaman hijau ke dalam rumah, pastinya dapat menciptakan suasana yang lebih asri dan nyaman. Bukan hanya sedap dipandang mata, tanaman hijau ini dapat juga meningkatkan standar kesehatan penghuninya karena tanaman hijau dapat berfungsi untuk mendetoks udara di rumah dari zat – zat yang tidak baik. Selain itu, kehadiran tanaman juga bisa memengaruhi suasana hati penghuni rumah, agar selalu merasa lebih senang dan bersemangat saat memelihara tanaman.

%d bloggers like this: